BONGKARKASUS.COM, Batam,- Kejadian kasus penegahan 6 unit lori pengangkut barang illegal yang memiliki dokumen 02 resmi yang dikeluarkan Bea Cukai Batam, seketika hilang dari pengamatan publik.

Sebelumnya pada Kamis siang (04/09/2025) lalu sempat viral 6 unit lori pengangkut barang-barang illegal berdokumen 02 resmi yang dikeluarkan Bea Cukai Batam, berhasil diamankan petugas pos pemeriksaan Bea Cukai Telaga Punggur setelah mendapat nota inteligen bahwa lori-lori tersebut mengangkut barang-barang illegal yang tidak sesuai dengan dokumen yang dimiliki.

Petugas pos pemeriksaan Bea Cukai Punggur memeriksa lori-lori tersebut dan menemukan barang-barang yang tidak sesuai dengan dokument yang dimiliki, dan ke 6 unit lori tersebut dikabarkan ditarik ke pangkalan gudang milik Bea Cukai Batam diTanjung Uncang-Batuaji guna pemeriksaan lebih lanjut, Bernarkah ?

Dari informasi yang di himpun awak media ini, barang-barang 6 unit lori itu milik salah satu pengusaha ekspedisi asal Tanjung Uban,Kepulauan Riau yang sudah lama berkiprah dalam penyeludupan berdasi menggunakan Dokumen 02 berinisial “YNO”.

Dari informasi tersebut bisa diketahui, “YNO,red” sudah memiliki koneksi dan kolega dengan beberapa Oknum pejabat di Bea Cukai dan Institusi Lainya yang berpengaruh untuk memuluskan aksi penyeludupannya lewat jalur resmi.

Dari berbagai sumber yang dihimpun awak media ini, 6 unit lori yang ditegah itu memiliki muatan Rokok tanpa pita cukai (Rokok Illegal) dan Minuman beralkohol (Mikol) dan barang-barang paket lainnya yang dikemas sedemikian rapih.

Namun kasus ini seketika hilang dari pandangan publik dan tidak masuk dalam pembahasan konferensi pers Bea Cukai Batam dengan Thema “Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam mencatat kinerja signifikan sepanjang periode 1 Agustus hingga 7 September 2025” yang diadakan pada Kamis (11/9/2025) dikantor Bea Cukai Batu Ampar Kota Batam.

Awak media mencoba mengkonfirmasi Evi Oktavia selaku Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (Kabid BKLI) Bea & Cukai Batam terait kasus 6 unit lori yang mengangkut barang illegal berdokumen 02 itu, Namun sangat disayangkan beliau belum memberikan jawaban hingga berita ini di upload. (*)